Dengan Perahu JWW & HMS Diantara Daftar di KPU Papua

Dengan Perahu JWW & HMS Diantara Daftar di KPU Papua
***Ketua KPU Provinsi Papua, Adam Arisoy, ketika menyerahkan bukti terdaftar dan rekomendasi pemeriksaan kesehatan serta Maskot Pilgub kepada JWW-HMS yang diterima oleh Ketua Koalisi Papua Cerdas, Eduardus Kaize***

***Ketua KPU Provinsi Papua, Adam Arisoy, ketika menyerahkan bukti terdaftar dan rekomendasi pemeriksaan kesehatan bagi JWW-HMS yang diterima oleh Ketua Koalisi Papua Cerdas, Eduardus Kaize***

LODARKOU.COM, JAYAPURA – Di hari terakhir pembukaan pendaftaran Calon Gubernur/Wakil Gubernur Provinsi Papua, Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua, Jhon Wempi Wetipo dan Habel Melikas Suwae (JWW-HMS) mendaftarkan diri ke KPU Provinsi Papua pada pukul 15.30 WIT.
JWW-HMS diantar sekitar 5 ribu massa yang datang menggunakan pakaian adat daerahnya masing-masing maupun pakain adat nusantara.
Uniknya dalam sejarah Pilkada proses pendaftaran, HMS diantar oleh masyarakat pesisir pantai dengan menggunakan perahu jhonson tiba di Pantai Dok 2 bertemu dengan Jhon Wempi Wetipo di ruas jalan Kantor Gubernur Provinsi Papua, setelah itu bersama-sama berjalan kaki mendaftar di KPU.
Kedatangan JWW-HMS dan timnya disambut Ketua KPU Papua, Ada, Arisoy, Anggota KPU Papua, Betty Wanane, Izack Hikoyabi, Tarwinto dan Sekretaris KPU Papua.
Pada perahu yang ditupangi HMS dihiasi dengan bendera merah putih, dan bendera Partai PDIP dan Partai Gerindra. HMS sendiri memakai baju kemeja warna putih dipadukan dengan celana panjang warna cream, sementara HMS menggunakan kemeja warna merah dan celana panjang warna hitam.
Dari kejauhan terdengar dentuman tabuhan tifa, nyanyian dan sorak-sorai pendukungnya mengiringi langkah kaki Paslon JWW-HMS ke kantor KPU.
Pada pukul 16:50 WIT oleh Ketua KPU Papua, Adam Arisoy dinyatakan memenuhi syarat calon dan syarat pencalonan. Seperti JWW-HMS diusung oleh dua Parpol yaitu PDIP (7 kursi) dan Partai Gerindra (6 kursi) atau syarat dukungan sebanyak 23,63 persen perolehan kursi di DPRP.

Ketua KPU Provinsi Papua, Adam Arisoy, mengatakan, JWW-HMS memenuhi syarat dukungan Parpol yakni 23,63 persen, juga memenuhi syarat pencalonan lainnya.
Cepatnya KPU Papua dalam melakukan verifikasi berkas pencalonan, tidak lain karena JWW-HMS, hanya didukung oleh dua Parpol, yakni PDIP dan Gerindra.
Dengan melihat terpenuhinya syarat calon dan syarat pencalonan maka KPU Papua menyerahkan bukti terdaftar dan rekomendasi untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan pemeriksaan bebas narkoba di BNN dan RSUD Dok 2 Jayapura.
“JWW-HMS memenuhi syarat calon dan syarat pencalonan dan tidak ada perbaikan berkas,” ungkapnya kepada wartawan di Kantor KPU Provinsi Papua, Rabu, (10/1).
Bakal Calon Gubernur Provinsi Papua, Jhon Wempi Wetipo, menyampaikan Puji Syukur kepada Tuhan, karena meski tim baru bekerja pada 5 Januari 2018 lalu pasca rekomendasi PDIP pada 4 Januari 2018, dan Koalisi Papua Cerdas baru terbentuk pada 9 Januari 2018, namun proses pemberkasan dapat dipersiapkan matang, sehingga oleh KPU Papua menyatakan berkas calon dan persyaratan pencalonan dinyatakan lengkap.
“Kalau orang bekerja dengan tulus dan niat yang baik. Kami mengandalkan Tuhan saja, dan dengan niat yang tulus kami membangun Papua kedepannya, yang jauh lebih baik,” ujarnya.
Dihimbau kepada rakyat Papua untuk cerdas. Baik cerdas dalam bertindak, cerdas dalam tidak membuat statmen di media sosial yang memprofokasi keadaan lalu terjadi konflik atau permusuhan antara ssama anak bangsa, dan cerdas lainnya.
“Bagi JWW-HMS semua itu orang Papua, tidak ada istilah bahwa Papua gunung, atau Papua pantai atau pendatang, tetapi semua anak bangsa yang sama-sama membangun Papua,” tandasnya.
Mudah-mudahan dalam pemeriksaan kesehatan JWW-HMS tidak penyakitan dan lolos kedepannya untuk membangun Papua yang jauh lebih baik.
Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Papua, Eduardus Kaize, S.S, menuturkan, pihaknya tentunya memastikan kemenangan JWW-HMS untuk duduk sebagai gubernur dan wakil gubernur Provinsi Papua Periode 2018-2023, dengan strategi partai.
Disampaikan, pihaknya menghadapi lawan yang tangguh, sudah pasti dibutuhkan strategi yang lebih jitu untuk menghadapi lawan politik pihaknya.
“Sesuatu yang besar belum tentu menunjukan kuat, sesuatu yang kecil pun tidak boleh dianggap remeh juga. Kami tetap menargetkan menang, sebab tidak ada istilah bahwa hanya sebagai pelengkap penderitaan atau ikut ramai saja. Kekuatan kami di tangan rakyat,” tegasnya.(Lan

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply

Show Buttons
Hide Buttons