oleh

Legislator Papua Protes Penetapan Selesai Anggota KPU Mamray

-Politik-26 views

LODARKOU.COM, SENTANI – Salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) asal Kabupaten Mamberamo Raya, Yotam Bilasi melayankan protes kerak kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua dan KPU Pusat terkait penetapan peserta sepuluh besar yang lolos seleksi anggota KPU Kabupaten Mamberamo Raya.

 

“KPU Papua dan KPU Pusta harus menjelaskan kepada kami masyarakat Mamberamo Raya terkait mengapa tidak anak-anak asli tidak di di tetapkan, kami harus menjadi tuan di negeri sendiri,” tegas Mantan Anggota DPRD Kabupaten Mamberamo Raya ini.

 

Menurutnya, dari perekrutan sampai dengan penetapan hasil seleksi idealnya mengutamakan anakanak asli atau putra daerah. Sebab, putra daerah mengetahui kondisi sosial, budaya masyarakat setempat sehingga jika terjadi masalah dapat teratasi dengan baik.

 

Selain itu, konsep menjadi tuan di negeri sendiri berdasarkan ketentuan UU No 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus dapat terealisasi dalam penerimaan dan penetapan anggota KPU di setiap daerah, terutama di Kabupaten Mamberamo Raya.

 

Dikatakannya, penetapan 10 besar anggota KPU Mamberamo Raya tersebut sangat di sayangkan, karena banyak anak-anak asli yang telah mendaftar tapi kemudian tidak di tetapkan. Hal ini menjadi suatu tanda tanya besar di Mamberamo Raya sehingga perlu mendapat perhatian dari semua pihak, terutama KPU Papua.

 

“Selaku wakil rakyat saya pribadi sangat kesal dengan penetapan nama-nama anggota KPU Mamberamo Raya. Kekesalan ini terjadi karena banyak anak-anak asli yang tidak lolos,” tandasnya.

 

Hendaknya, ruang sebesar-besarnya dapat disediakan untuk putra daerah menjadi komisioner KPU di daerah masing-masing supaya keberpihakan bagi OAP dapat di wujudkan.

 

Ditambahkan, akibat dari penetapan anggota KPU Kabupaten Mamberamo Raya yang tidak prioritaskan putra daerah maka berpotensi terjadi gejolak. Untuk itu, dirinya meminta supaya KPU Papua dan KPU Pusat dapat menjelaskan kepada publik di Mamberamo Raya mengenai penetapan KPU Mamray yang minim putra daerah.(YFT)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed