oleh

578 Kendaraan Berhasil Ditilang, Seperempatnya Diduga Curanmor

-Hukum-56 views

LODARKOU.COM, SENTANI – Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Makbon, S.H. S.IK., M.H., M.Si, mengatakan, selama 14 hari Operasi Zebra Matoa Tahun 2018 dilaksanakan yakni dari 30 Oktober – 12 November 2018 di wilayah Hukum Polres Jayapura, sebanyak 578 kendaraan ditilang dan 42 pengendara mendapat teguran, karena kedapatan melanggar aturan berlalulintas di jalan raya.

 

“Dari Operasi Zebra ini juga Kami dapati ada kasus Lakalantas ada 2 kasus, dimana luka berat itu ada 2 orang, luka ringan ada 3 dan kerugian materil sekitar Rp 35 juta,” ujarnya kepada wartawan di Kantor Bupati Jayapura, Selasa (13/11/2018)

 

Kapolres Jayapura menuturkan, pelaksanaan Operasi Zebra ini terkait dengan kelengkapan perorangan mengenai SIM dan STNK, masyarakat dalam hal ini pengemudi maupun pengendara yang parkir sembarangan atau bukan pada tempatnya dan pelanggaran yang dilakukan oleh oknum anggota TNI maupun Polri dalam berkendara di jalan raya.

 

Kemudian yang menjadi target dalam opersi zebra ini juga adalah fatalitas kecelakaan. Tentunya tidak terlepas dari kelengkapan surat-surat kendaraan bermotornya.

 

Dari pengamatan sampai saat ini, dibandingkan sebelum operasi ini dilaksanakan masyarakat patuh melengkapi surat kendaraan bermotornya. Termasuk angka kecelakaan lalulintas menurun dan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.

 

“Kami lihat pengemudi sudah mulai taat mematuhi aturan lalu berlalulintas saat berkendara,” paparnya.

 

Ditambahkannya, dari 578 kendaraan yang ditilang, jumlah kendaraan yang diduga hasil curanmor itu ada seperempatnya.

 

“Ini kita sedang kembangkan baik itu dari hasil operasi cipta kondisi, razia, hunting dan operasi zebra,” tukasnya. (YFT)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed